Dalam pelukan lembut fajar baru ini, kita mencari kebijaksanaan Dhamma. Semasa kita berjalan di jalan ini, mari kita mencari kebenaran, kebajikan, dan kekangan dalam diri kita sendiri. Semoga tindakan kita dipenuhi dengan kesedaran, memancarkan cahaya kesucian dalaman kita.
Apabila matahari pagi terbit, begitu juga kesedaran kita. Seperti Penatua, semoga kita memupuk hati yang tidak menyinggung perasaan, bebas dari kecacatan kemarahan, ketamakan, dan kejahilan. Dengan minda kita tidak berawan, semoga kita dapati kejelasan untuk membezakan yang sihat dari yang tidak sihat.
Seperti titisan dewa mencium bumi, semoga kita mencium dunia dengan kebaikan kita, memupuk benih belas kasihan dalam setiap langkah. Biarkan kata-kata kita dipandu oleh kebenaran, tindakan kita dengan kebajikan, dan pemikiran kita dengan kebijaksanaan.
Dalam kesunyian pagi, semoga kita dapati kekuatan untuk menguasai diri, memanfaatkan kekuatan minda, badan, dan semangat kita. Jangan kita tergoyang oleh arus keinginan, tetapi sebaliknya bersikap teguh dalam mengejar pencerahan kita.
Sama seperti Penatua, mari kita berusaha untuk bebas dari kecacatan, merangkul kebijaksanaan yang berasal dari hati yang disucikan. Dalam ketenangan ini, mari kita mencari keberanian untuk menghadapi ketidaksempurnaan kita, mengubahnya menjadi batu loncatan di jalan kita menuju Nirvana.
Semasa kita memulakan perjalanan hari ini, kita dengan rendah hati meminta bimbingan Dhamma. Semoga hati kita dipenuhi dengan metta, minda kita dengan kebijaksanaan, dan kehidupan kita dengan rahmat ajaran Buddha.
Dengan matahari terbit, kita ingat: “Jadilah seperti Penatua, mulia dan bijak.” Semoga mantra ini membimbing kita sepanjang hari, mengingatkan kita tentang potensi sebenar kita, ketika kita berusaha untuk mewujudkan kebaikan Penatua.
“Jadilah seperti Penatua, yang baik dan bijak.” Marilah kita membawa kata-kata ini dalam diri kita, mengulanginya sebagai peringatan tentang jalan dan tujuan kita. Biarkan mantra ini bergema di ruang hati kita, membimbing kita sepanjang hari dengan kebijaksanaan Dhamma.
“Jadilah seperti Penatua, yang baik dan bijak.”

